Friday, March 13, 2015

NAMA ISTILAH BATU PERMATA INDONESIA DAN INTERNASIONAL

Nama-Nama Istilah Batu Permata di Indonesia dan Internasional - Apakah anda tahu mengenai istilah nama batu dimanca negara, nah untuk itu kami akan menuliskan berbagai nama unik sebagai pengetahuan untuk lebih mengenal nama batu dari berbagai negara. Karena batu permata adalah benda ajaib yang sudah mendunia. Untuk pemula yang baru permata tentu akan bingung untuk mengetahui nama batu satu dengan nama yang lainnya. Nama batu permata akik, biasanya disesuaikan dengan fitur batu, gaya, warna, atau tempat ditemukannya batu itu sendiri untuk memberikan pemahaman.

Bagi mereka yang telah lama terlibat dalam dunia permata dan memiliki banyak belajar tentang berbagai jenis permata, mungkin sudah tidak asing dengan istilah yang ada di Indonesia. Misalnya batu darah nama lain dari Bloodstone, jika Anda menggunakan nama yang umum maka anda akan lebih cepat memahaminya.

Ada juga nama dan istilah yang terdengar aneh bahwa nama dari batu mata kucing nama internasional diterjemahkan tinggal hanya "mata kucing", juga nama Agate nama internasional. Dan banyak nama lainnya dari permata di Indonesia dan organisasi internasional lainnya. Berikut adalah beberapa nama dan batu akik permata di Indonesia dan istilah internasional.

NO
INTERNASIONAL
:
INDONESIA
1.
Biru Lazuardi
:
Lapis Lazuli
2.
SunStone
:
Biduri Surya
3.
BloodStone
:
Akik Darah/Naga Sui
4.
Rose Quartz
:
Kuarsa Mawar
5.
Rock Crystal
:
Kecubung Es
6.
Green Jasper
:
Badar Lumut
7.
Emerald
:
Zamrud
8.
Ruby
:
Merah Delima
9.
Tiger’e Eye
:
Mata Macan/Biduri
10.
Green Obsidian
:
Zamrud Kalimantan
11.
Hawk’s Eye
:
Mata Elang
12.
Bixbite
:
Red Beryl
13.
Idocrase
:
Bio Solar Aceh
14.
Chrysocolla
:
Batu Bacan
15.
Opal
:
Batu Kalimaya
16.
Agate
:
Akik
17.
Jade
:
Giok
18.
Rhodochrosite
:
Ruby Borneo
19.
Pearl
:
Mutiara
20.
Iolite
:
Safir Air
21.
Kyanite
:
Safir Australia
22.
Diamond
:
Intan/Berlian
23.
Amethyst
:
Kecubung
24.
Smoky Quartz
:
Kecubung Teh
25.
Prasiolite Quartz
 :
Kecubung Hijau
26.
Pyrite
:
Badar Emas
27.
Petrified Shell
:
Kol Buntet
28.
Textite
:
Batu Meteor
29.
Chalcedony
:
Yaman
30.
Red Jasper
:
Ati Ayam
31.
Petrified Sea Coral
:
Badar Tawon
32.
Labradorite
:
Laburador
33.
Turquoise
:
Pirus
34.
Cat’s Eye
:
Mata Kucing
35.
MoonStone Feldspar
:
Biduri Laut
36.
Rutilated Quartz
:
Kecubung Rambut
37.
Moonstone
:
Biduri Bulan
38.
Chalcedony
:
Spritus/Lavender

Monday, March 9, 2015

Cara Mengatasi Android Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan



Matikan Animasi
Salah satu indikasi Android mulai lemot adalah perpindahan menu yang melambat. Untuk mempercepat agar lebih gesit, matikan animasi perpindahan menu. Caranya pergi ke menu setting – Developer options lalu seting off pada pilihan animasi yaitu window animation scale, Animator duration scale, dan Transition animation scale

Nonaktifkan Live Wallpaper
Live Wallpaper atau wallpaper bergerak selain memboroskan baterai ternyata dapat memperlambat kinerja Android. Nah, untuk efisiensi sebaiknya gunakan wallpaper biasa, caranya masuk ke menu setting- display dan ganti dengan gambar statis.

Seleksi aplikasi yang tidak penting
Keistimewaan android adalah banyaknya dukungan aplikasi gratis yang tersebar di Google Play Store. Hal itu membuat banyak pengguna android membabi buta dalam menginstal aplikasi tanpa pertimbangan. Padahal semakin banyak aplikasi atau game yang terinstall akan membebani memori sehingga kinerja ponsel akan semakin berat. Oleh sebab itu lakukan seleksi aplikasi sebelum menginstall, pasang aplikasi yang benar benar diperlukan dan berguna untuk menunjang aktivitas kita serta hapus aplikasi yang dianggap tidak penting atau yang jarang digunakan. Caranya, masuk ke menu Play Store – My Apps atau melalui setting – App – All dan lakukan penghapusan.

Kurangi Penggunaan Widget
Widget merupakan sortcut dan ikon yang menampilkan informasi realtime pada homescreen. Dengan karakter selalu mengambil dan menampilkan informasi secara realtime, maka dengan semakin banyak widget akan berimbas pada lambatnya kinerja ponsel. Selain itu terlalu banyak widget juga membuat baterai dan bandwith cepat habis. Untuk mengatasi android lemot maka sebaiknya kurangi penggunaan widget.

Gunakan microSD berkecepatan tinggi
Meski sudah dibekali dengan memori internal yang relatif besar yaitu 4 atau 8 GB namun kebanyakan pengguna tetap merasa kurang, dan menyisipkan kartu memori micro SD untuk menambah kapasitas penyimpanan. Kehadiran microSD memang membuat memori menjadi lebih lapang, namun di lain sisi microSD juga berpotensi membuat Android menjadi lemot karena membutuhkan komunikasi untuk membaca dan menulis data di luar ponsel. Oleh sebab itu gunakan microSD yang berkecepatan tinggi, kartu dengan kelas 6 atau 10 mungkin menjadi yang terbaik untuk kinerja Android.